Udah lama juga nggak nulis di hari Sabtu, terakhir kali tahun lalu di awal bulan November.
Bagi yang memiliki kekasih (dalam jarak deket pada kasus ini), Sabtu biasanya merupakan hari yang ditunggu-tunggu. Sebab ada acara mengapeli atau diapeli. Biar nggak kemaleman sampe tujuan, berangkatnya bolehlah 'malam Minggu pukul tujuh' sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya peristiwa 'malam Minggu kau kutunggu-tunggu', hehe...
Yang masih berstatus single atau jomblo nasibnya bisa dibilang apes di Sabtu malem. Belum punya kesempatan buat mengapeli atau diapeli. Harus bikin kegiatan sendiri kalau tak mau terdiam gigit jari. Just like me contohnya. Yang sukses men-jomblo selama kira-kira 11 tahun. Kegiatannya nyari-nyari pujaan hati yang sekarang entah berada dimana. Satu hal yang patut dicatet, pastinya pujaan hati itu bukan 'devil woman' ;-)
Jangankan mengapeli atau diapeli, telfon-telfonan atau saling kirim sms aja adanya cuma sebatas diangan-angan buat para jomblo. Kombinasi keduanya, telfon dan sms, kurang pengen dibahas. Perlu matriks soalnya sebagai ilustrasi penjelasan, agak panjang, kayak prisoner's dilemma.
Tambahan sedikit, jomblo sepertinya dapat dikategorikan ke dalam dua tipe, yaitu polos dan terselubung. Bedanya, yang terselubung punya hubungan tanpa status yang bisa dijalani dengan bagus, hahaha... Eh, tapi yang bukan jomblo pun mungkin kan? Berhubungan tanpa status maksudnya :-p
Sebelum dilanjut, judulnya adalah gabungan atau campuran antara kalimat 'no woman, no cry' dan nama panggilan dari Carmelo Anthony serta LeBron James yang belum lama berselang gagal maju ke babak final NBA. Tim masing-masing kalah dalam perebutan juara Wilayah Barat dan Timur dari Los Angeles Lakers dan Orlando Magic.
Di babak final, Lakers merupakan favorit kuat yang dijagokan untuk jadi juara tahun ini. Magic dianggep sebagai underdog. Di pertandingan pertama, Magic dibulan-bulani oleh Lakers. Kalah telak. Kedudukan sementara, 1-0 Lakers unggul.
Di samping terjegalnya King Bron, upset juga kejadian di turnamen Perancis Terbuka. Rafael Nadal yang juara bertahan kandas di ronde ke-4 saat menghadapi Robin Soderling. Akibatnya gagal meraih gelar ke-5 secara berturut-turut. Soderling, jika diibaratkan jam, yaitu yang mereknya seperti nama negara yang beribukota Sofia. Sedangkan lawannya di final, Roger Federer, mirip jam yang inisial mereknya sama dengan huruf depan kata Time dan Hour. Minute dan Second diabaikan.
Selain Nadal, peringkat ke-3 dan ke-4 takluk pula sebelum mencapai semifinal. Berdasarkan hasil tersebut, Perancis Terbuka 2009 tampaknya menjadi kuburan bagi para pemain unggulan empat besar. Dan karena unggulan, berarti yang terkubur adalah harta karun. Untuk ceritanya, The Gold-Bug juga berkaitan dengan pendam-memendam ;-)
Balik ke urusan per-jomblo-an, yang jadi jomblo di serial ini namanya Boo Boo. Sedangkan Bobo yang beruang teddy adanya di sini, hehe...
Sapi mellow sama gajah beda statusnya. Tapi, meskipun beda status, masih terbuka kemungkinan keduanya memiliki hubungan tanpa status.
Statusnya sendiri bukan sesuatu yang perlu dicemasin atau merepotkan sih. Yang lebih repot, gimana cara yang bagus mencegah supaya gajah nggak kesemutan bokong-nya karena kelamaan duduk? Resiko bokong sapi mellow kesemutan lebih kecil dibanding gajah. Menang posisi.
Siapa siaap men-jomblo? ;-)
Saturday, June 06, 2009
No Melo, No King
Posted by Dodi Imam at 10:25 PM

|